Halaman

Kamis, 10 Februari 2011

Mengapa Harus Mengeluh?

Banyak orang bilang hidup ini sudah sulit, kenapa harus dipersulit? Coba aku daftar satu-persatu: cari uang sulit, cari pekerjaan sulit, lulus kuliah sulit, ketemu jodoh juga sulit lho... :)

Sekarang kamu percaya kan??? Jujur aja deh kalau kamu juga terkadang mengalami hal yang sama seperti apa yang aku alami. Kenapa bersikap seolah itu tidak pernah kamu alami? Wah, hari geneee masih jaim? Kelaut aja deh lo!

Ckckckck, pastinya kamu sering menemukan kata-kata itu. Keramaian orang mengucapkannya untuk menutupi isi hati mereka. Padahal belum tentu ucapan tersebut bisa membantu --nyatanya.

Aku mulai melantur ya? Begini kalau menulis yang dimixed antara hati dan logika. Hatiku bilangnya A. Tetapi logikaku mengatakan B. Hufttt...

Nah, lho? Percaya kan sekarang, jika seringkali kita mengeluh untuk hal-hal yang tak penting seperti itu? Faktanya maksudku cuma membuat perasaanku menjadi lebih lega. Suatu bentuk dari ungkapan yang lebih menarik dan nyaman.

Menurutku sah-sah saja jika kamu mengeluh. Itu tergantung bagaimana keluhanmu terlontar keluar. Sebaiknya mengeluh ketika kamu sendirian agar sesuatu yang kamu keluhkan apabila berhubungan dengan orang lain, tidak akan membuatnya tersinggung dan marah. Akan lain ceritanya seandainya kamu memang ingin mengatakan langsung pada orangnya. Setuju?

Well, lega rasanya ketika tulisan ini mengalir dengan sendirinya. Sedikit berbagi kepada kamu itu tidak salah kan? Ups, jangan pikir aku sekarang mengeluh... :p

Tidak ada komentar:

Posting Komentar