Halaman

Senin, 17 Januari 2011

J Entercom - Kiss [Because I'm A Girl]

[HD MV] Zia & 4men - 울고 불고 (Crying Calling)

Dilema Gadis @23

Hari ini tepat ulang tahunku yang ke 23. Aku mendapatkan banyak sekali ucapan selamat ulang tahun dari keluarga dan taman-temanku. Bahagia sekali sampai tak terkatakan.

Tidak terasa waktu berlalu cukup cepat. Meninggalkan peristiwa yang telah berlalu. menyongsong hari esok yang penuh misteri kehidupan. Ini sedikit flashback tentang masa laluku lebih kurang 23 tahun silam. Sekarang saatnya bicara tentang masa depan yang aku inginkan, cita-citaku.

Mimpi tak selamanya akan menjadi kenyataan. Ada beberapa hal yang perlu dikorbankan. Ada juga hal yang tidak diharapkan malah muncul secara tak terduga.Aku paham kalau bakal seperti ini, tapi sepertinya aku belum cukup siap menghadapinya.

Mari bicara tentang kuliahku yang macet tersendat-sendat layaknya jalanan yang kelebihan pemakai maupun kapasitasnya. Dibilang BBm kosong eh ternyata kepenuhan hmmm. Selanjutnya karirku juga bisa dibilang mandek. Stay at home still happy. Lho siapa bilang aku nganggur. Walaupun dirumah aku tetap kerja, beres-beres rumah. Kemudian bicara tentang cinta. Akh,topik ini tetap favoritku buat dibahas sepanjang mungkin sedetail-detailnya, hehe. Yukssss...

I'm single happy. It is true. You have to trust me, ok.

Inilah aku sekarang. Sendiri melewati hari-hari yang berlalu ditemani sahabat-sahabatku dan hobiku -kpop. Tidak Dipungkiri pernah terbersit rasa ingin memiliki pasangan tetapi aku urungkan kembali. Saat ini lebih nyaman begini, enjoy menikmati hidup.

Seringkali ketika jalan-jalan melintasi orang yang pacaran atau bersama pasangannya membuatku tak sadar mengucapkan "ugh". Tidak baik untukku bersikap seperti itu tapi terjadi begitu saja. Manusia memang takkan luput dari kekurangan. Wajar kan? Dilema juga ketika banyak teman yang seumuran denganku telah menikah dan menimang anak.

Akhirnya aku berserah diri pada Ilahi agar ini segera teratasi. Dikejar deadline itu sungguh tidak enak. Aku akan menikmati semua ini karena ku yakin suatu saat nanti akan datang hari paling bahagia didalam hidupku.

Rabu, 12 Januari 2011

Mari Kita Heran

Heran? Aku juga heran. Kenapa kamu mesti heran? Tidak perlu heran. Ini sesuatu yang lumrah terjadi.

Sewajarnya jika kita menemukan sesuatu diluar dari kebiasaan akan merasa heran. Keheranan yang pasti semua orang pernah mengalaminya. Contohnya saja cerita tentang angsa si buruk rupa. Lho iya kan? Kok bisa induk angsa yang putih memiliki seekor anak yang berwarna hitam? Setelah tahu cerita lengkapnya ternyata angsa hitam itu adalah telur titipan. Dengan kata lain, ada suatu sebab atau alasan yang membuat kita terheran-heran.

Menurutku, heran bukan suatu kelainan fatal melainkan sugesti dari perasaan yang tidak seperti biasanya. Alamiah sekali kejadiannya dan seringkali tanpa kita sadari. Jadi, jangan terheran-heran kalau tidak ada yang mengherankan daripada orang lain akan keheranan dengan tingkahmu.

*terinspirasi dari kalimat 'mari kita heran' disalah satu program acara tv swasta.

Senin, 10 Januari 2011

I Do for You

If you ask, "do you love me?" Then i say, "yes, i do."

Oh indahnya dunia serasa hanya milik berdua. Orang lain cuma menyewa sejenak -numpang- yang kemudian perlahan-lahan berlalu. Ah, khayalan ini melambungkan nuraniku ke langit terakhir.

Ketika kau tanyakan padaku tentang cinta, hatiku berbunga-bunga. Aku tahu bahwa kau mencintaiku bahkan sebelum sejujurnya terucap olehmu. Setidaknya aku bukan peramal barangkali sedikit peka saat hatiku mulai terusik akan kehadiranmu.

Kau tanya apakah aku mau menghabiskan seluruh hidup ini bersamamu. Tentu saja aku bilang YA, mau semaunya. Kau tanya apakah aku sanggup melewati sisa hidup ini bersamamu. YA, aku akan menjalaninya sepenuh hati. Kau juga bertanya apakah aku tak akan menyesali telah mengiyakan semua pertanyaanmu. Sekali lagi aku tegaskan YA adalah jawabanku untukmu.

Janganlah kau ragukan kata 'ya' yang kuberikan padamu. Sesungguhnya itulah cintaku untukmu. Cinta, pengertian, dan penghormatan adalah diriku.

Akan kukatakan ya selalu kepadamu.

Minggu, 09 Januari 2011

Aku tlah terbiasa

Kata syahrini 'aku tak biasa' hidup tanpa seseorang didekatnya. Lirik demi liriknya hanya untuk orang yang sudah memiliki pasangan. Hmmm, membuatmu irikah?

Akan tetapi bertolak belakang dengan diriku. Seolah terbiasa sendiri tanpa didampingi seseorang. Seringkali tersakiti bahkan pernah menyakiti membuatku tak lagi cukup peka merasakan cinta. Untuk merangkai kata saja telah meletihkan otakku. Begitu parahnyakah?

Sendiri yang terkadang aku senangi dan seringpula aku benci. Namun karena berulang kali sendiri dan sendiri akhirnya kini terbiasa. Terkadang menghasilkan pikiran jahat dikepalaku tentang orang-orang yang berpasangan. Haha, dasar pikiran kotor. Untungnya hanya sebatas pikiran saja.

Sekarang aku berpikir bagaimana agar kebiasaan ini tidak menyebabkan diriku imun. Bahaya jika itu sampai terjadi. Bukan hanya aku yang merana. Bisa-bisa orang terdekatku juga ikut sengsara.

Yah, aku telah terbiasa sendiri. Cukup waktu untuk berpikir. Meski waktu bukanlah alat ukur yang tepat untuk kedewasaanku. Hubungannya apa?

Maksudku tentu saja agar kebiasaan ini terhenti secara alamiah. Itu pertanda aku tidak imun dan bahkan sangat peka untuk tidak larut :)

It's new year -again

Kapan terakhir kalinya aku menulis disini? Oh, sudah beberapa bulan yang lalu. Akhir tahun lalu. Sekarang tahun baru lagi.

Rasanya tidak ada yang berbeda. Aku masih seperti ini. Tetap sendiri. Tetap begini.

Akh! Aku hanya ingin meluapkan rasa yang terpendam didada. Sesak. Entah apa yang menyebabkannya aku tak pasti. Kesendiriankukah? Kejenuhanku? Kehampaanku? Kuliahku? Karirku? Hidupku? Cintaku?

Haha, sebaiknya aku tertawa. Lucu saja ketika nanti kubaca lagi tulisan ini. Isinya kan tidak jelas. Dari a-z atau z-a, memutarbalikkan tanpa tahu fakta maupun ironi.

Haha, harus ketawa. Benar-benar harus tertawa. Yah, membuatku sedikit lega...