Ini mungkin menjadi kesalahan dalam hidupku ketika aku memutuskan untuk menuangkannya kedalam tulisan ini. Akan tetapi hanya dengan ini aku mampu memaafkan diriku sendiri. Maaf padamu jika ini dapat melukai harga dirimu atas kelancanganku.
Aku bohong saat bilang akting ini membuatmu grogi dan tak bisa berkata-kata dengan jelas. Sesungguhnya akulah yang sangat gugup dan tak kuat untuk menanggung rasa terluka serta kehilangan akan dirimu pada saat bersamaan. Ingin sekali ku ralat kata-kata itu agar dirimu mengerti dan memahami maksud hatiku. Akh, mahal sekalikah harga sebuah kejujuran?
Nyaliku tak cukup berani untuk menyatakannya secara terus terang kepadamu. Cara itu terpikirkan begitu saja--spontanitas yang akhirnya membuat diriku menyesalinya. Menyesal karena aku melukai hati dan perasaanmu. Sedih disaat aku memikirkan ulang kembali peristiwa itu. Mengapa aku harus seceroboh itu?
Mungkin saja dirimu telah mengetahui apa maksud dari semua kata-kata yang disembunyika disebalik aktingku. Mungkin juga dirimu sungguh tak menyangka kenekatan yang kulakukan pada waktu itu. Mungkin diantara kita memang telah terjalin seutas rasa yang memberi kekuatan untuk tetap bertahan sebatas teman selama lebih kurang dua tahun terakhir. Kemungkinan akan selalu ada jika terus-menerus kita pikirkan bersama.
Harus kuakui bahwa ada kalanya aku memikirkanmu lebih. Berpikir bahwa kita tak sekedar teman atau sahabat. Kita bisa lebih dari itu. Bisakah?
Sebaiknya memang dirimu tak mengetahui kenyataan ini. Ada bebarapa hal dalam hidup ini yang lebih baik selamanya menjadi rahasia. Tak seorang pun diizinkan untuk mengetahuinya. Akan fatal akibatnya jika rahasia itu menjadi konsumsi publik.
Rindu ketika teringat akan dirimu akan kuobati dengan menghubungimu sesegera mungkin. Walaupun aku menyadari ada jarak yang begitu jauh tapi itu tak menghalangiku. Aku berandai-andai jika saja dirimu ada disini didekatku, didepan mataku, disisiku, hangat seperti inikah hubungan kita?
Jadi, katakan padaku apa yang harus kulakukan? Apa yang akan terjadi dalam hubungan kita kedepan? Dapatkah kita tetap berhubungan dengan baik setelah peristiwa ini?
Sungguh aku tak mengerti harus bagaimana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar