Halaman

Rabu, 24 Februari 2010

Dua dalam Satu

Panas terik menyengat kulit tubuhku padahal jam baru saja menunjukkan pukul 09.00 wib. Aku dan si imut Nia berjalan dari pelataran parkir di depan masjid kampus kesayangan kami menuju kantor akademik fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Agendanya hari ini mau buat surat keterangan KKM semestar lalu. Ketika tiba ditempat tujuan ternyata pintu unit KKM masih tertutup rapat. Tak ada tanda-tanda kehidupan diruangan kecil itu. Bingung mau kemana akhirnya kami putuskan untuk bersantai di bawah pohon rindang yang katanya itu taman.

Sebenarnya pagi ini aku punya maksud lain datang ke kampus. Ingin melihat seseorang, kenalan di dunia maya, teman baru yang asyik sekaligus penyakat. Syukur ada keluargaku yang kebetulan adalah seniornya, hahaha, dia pasti kaget. Aku dan Nia menunggu dengan sabar. Tak lama kemudian keluargaku pun datang. Namanya Ipit. Wow ketemuannya heboh seperti ud lama tidak bersua. Banyak cerita yang mengalir tentang apa saja yang tersembunyi. Apalagi sesama wanita begini pastilah banyak yang digosipkan.

Cukup lama menunggu dia datang. Ugh, memangnya orang penting ya? Eh, baru saja dibilang dia pun datang. Keliatan mukanya kaget. Siapa ya? Sepertinya aku kenal, itu ucapnya padaku. Hehe, aku juga sukses mengagetkan orang lain. Iya, ini aku.

Malu itu pasti. Ditengah keramaian teman-teman kampus menemui orang ini. Apa tidak ada tempat lain untuk bertemu? Akh, terserah kata mereka. Mmmm, dia tak banyak bicara. Sedangkan aku tetap aja ngoceh kayak biasanya. Tapi rada-rada aneh gitu jadinya, hehehe. Ada-ada saja. Lucu. Malu. Nano-nano dech ^^

Waktupun terus bergulir. Panas semakin terik. Matahari kian meninggi. Cerita dan obrolan terpotong tiba-tiba. Dia pamit ke kantin, lapar katanya. Iya silakan aja, ujarku. Tinggallah aku, Nia, dan Ipit. Masih ingin melanjutkan obrolan yang tadi tertunda. Tetapi Nia menyela, mengingatkanku untuk kembali mendatangi unit KKM. Oh iya, hampir aja lupa. Kami berdua pun pamit pada Ipit.

Berjalan lagi menyusuri halaman kampus yang semakin ramai oleh mahasiswa. Mungkin sedang jam istirahat siang. Memasuki lorong-lorong akademik ternyata lebih ramai lagi. Begitu sampai di unit KKM kami bisa tersenyum lega. Ada orangnya. Basa-basi sedikit sambil menuliskan nama, NIM, dan Prodi. Hari jumat sudah bisa diambil. Hmmm lama juga ya.

Selesai urusan di ruangan kecil dan sumpek itu kami bergegas pulang. Ketika melewati taman masih terlihat Ipit duduk sendiri disana. Menunggu temannya kurasa. Kulambaikan tangan pertanda ucapan selamat tinggal. Waktunya pulang dan mengantar temanku yang imut itu ke kosannya sebelum kembali ke kosan ku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar