Ini harus kita akhiri sampai disini.
Hari ini ku melihatmu bersanding dengannya. Kau terlihat bahagia bersamanya. Tak tahukah kau bahwa ku hadir dipestamu? Ku tegarkan hati untuk menghadiri undanganmu dengan harapan bahwa kau tahu kurelakanmu.
Banyak yang tak menyangka ini akhir dari cinta kita. Bertahun-tahun kita rajut asmara, memupuk kebersamaan itu agar selalu indah, namun kini hanya tinggallah cerita. Kau berlalu dari hidupku tanpa ku mampu tuk mencegahnya. Pedih. Sakit. Kecewa. Derai air mata. Semua itu menjadi teman dalam kesendirianku.
Sempat kau ucapkan kata maaf atas semua yang terjadi. Kau megkhianatiku bukan atas kemauanmu. Kau tinggalkan aku karena sesuatu yang tak dapat kau hindari lagi. Demi cintamu pada orangtuamu, maka kau sanggup melakukannya. Kebahagiaan yang selama ini ku beri, menguap dan tak berbekas. Kau dustakan hatimu sendiri. Inikah balasanmu terhadapku?
Penyesalan memang selalu terjadi diakhir. Aku hanya ingin melihatmu, kehidupanmu bersama dia yang telah merebutmu dariku. Biarlah kali ini aku yang mengalah untukmu. Kan selalu kudoakan kebahagiaanmu. Semoga suamimu dapat menerima dirimu apa adanya layaknya aku kemarin.
Ku coba tuk jalani hidup ini tanpa dirimu disampingku. Ku harap dapat menemukan penggantimu. Kau adalah yang terbaik selama ini meskipun kau ternyata bukan menjadi yang terbaik untukku. Tak ingin ku terlalu larut dalam kesedihan ini. Ku juga mau mengecap kebahagiaan dalam cinta.
Jika suatu hari nanti kita bertemu, janganlah kau palingkan muka. Cukup untukku melihatmu sekilas saja dan tahu bahwa kau baik-baik saja. Kau meninggalkanku bukan untuk selamanya. Kau tinggalkanku hanya untuk bersamanya dalam ketidakberdayaanmu. Aku maklum dan bisa menerima kenyataan itu. Walaupun kau kini miliknya, tetapi kau pernah jadi bagian hidupku.
Tak peduli kalau orang-orang bilang aku bodoh. Ini aku yang rasa, bukan mereka. Terima kasihku buat orang-orang yang membantuku melewati masa-masa sulit ini. Tanpa mereka, pingsan saja yang tak kualami. Hhhh, berat... Hatiku menjerit. Tapi ku pasti bisa melalui semua ini.
Selamat Pengantin Baru. Semoga Menjadi Keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warrahmah. Amin....
hiks, setelah dibaca lagi benar-benar buat air mata meleleh :(
BalasHapusKu tunggu janda mu..jangan lagi bersedih..:)
BalasHapus