Halaman

Senin, 26 Oktober 2009

Aku (bilang) Sayang Kamu

Ada cerita tentang aku dan dia. Awalnya biasa saja gak ada sesuatu yang istimewa untuk dituliskan. Akan (tetapi) tetap kutuliskan untuk dia.

"Hai, kenalan dong. Aku cowok. Kamu siapa?" Kata-kata yang paling sering digunakan ketika perkenalan pertama. Aku jawab, "Hai juga. Kenalan? Ayo. Aku cewek. Cowok anak mana nich?" Haha, dari sini perkenalan pun makin melebar. Lanjut...

Berteman dan berkomunikasi dengan baik akhirnya menimbulkan efek lain, yaitu 'rasa yang lebih'. Waktu itu dia bilang bercanda: "Will you being my wife?" Eng ing eng..., kaget dong dan sempat marah. Kemudian meluncurlah kata maaf darinya dan pemberian maafku. Wah, berlebihan banget ya? Hehehehe.

Namun ternyata itulah awal dari semuanya. Ketika dia sungguh-sungguh memintaku: "Will you being my girlfriend?" Akh, aku bilang: "It's too fast to ask." Bagi dia itu takkan jadi masalah seandainya aku mau memberinya kesempatan. Begitu kuatnya dia meyakinkanku hingga aku pun mengatakan: "Yes, I'll."

Akhirnya kini ku mulai menyadari bahwa ada cinta yang bersemi dalam hati. Semoga ini yang terakhir untukku. Doa yang pernah kupanjatkan suatu saat dulu mudahan terjawab dengan kehadirannya. I love you...

3 komentar:

  1. SELAMAT Y, sya menyukai itu, sya yang jauh di sana hanya bs berikan doa smoga langgeng sampai kedepany...

    BalasHapus
  2. wew............ dad blog gini gini aja...

    BalasHapus